Diberdayakan oleh Blogger.
.

Sampar; Albert Camus 1947


posted by Azhar Rijal Fadlillah on

No comments

Sampar Sampar by Albert Camus

My rating: 4 of 5 stars


Sungguh mencekam, memperlihatkan ketegangan manusia yang 'teralienasi'. Camus mentransvaluasikan nilai keterasingan manusia menjadi suatu fenomena Sampar yang membuat suatu kota terisolasi. Membaca buku ini, saya hanyut dalam ketegangan-ketegangannya, terlempar dalam sebuah kota yang getir, terdampar pada satu ingatan tentang hidup manusia. Pada akhirnya, kita bisa melihat dan menyadari, 'manusia'-nya Albert Camus selalu sebagai manusia yang absurd, hidup adalah sebentuk kewajiban yang getir.

Secara keseluruhan, novel ini layak ada di rak buku manusia yang masih mau dikatakan 'manusia'. Selesai membaca buku ini, mungkin anda akan berlari keluar rumah lalu melihat ke sekeliling:
"Kota ini masih baik-baik saja kan?"



View all my reviews

Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...