Diberdayakan oleh Blogger.
.

Telanjang


posted by Azhar Rijal Fadlillah on ,

No comments

Semangatku tertinggal di kereta senja lalu.
Nalar dwi polar terjun bebas dan lepas menelanjangi ego.
Kini terbujur kaku setengah telanjang terbungkus kain iman ke-Tuhan-an tanpa agama.
Teruslah hisap saripati ego ini, bukankah Anda haus wahai sang Maha?
Akan ku suguhkan manisnya pelepah akal ini, bukankah Anda sendiri yang menciptakan akal?
Ku tuangkan kedalam cangkir indah berhias rona firdaus, bukankah itu janji-Mu?
Indah bukan hidup ini, seperti para pemuka agama dengan maskara teks-teks suci milik-Mu, Itukah yang Kau mau?

Ku lihat ribuan kepala berkarat memuja-Mu,tertunduk patuh selimut ketakutan.
Yang lainnya menoleh kebelakang, menduakan-Mu.
Apa Engkau tidak suka di poligami?
Hukum saja alam raya ini karena memberikan gambaran beribu wajah-Mu.
Atau penggal saja ego para penafsir teks suci-Mu.
Adakah suatu dosa jika aku mencintai-Mu tanpa medium agama? Ku yakini dosa! Tapi, bukankah dosa sendiri adalah milik-Mu? tidak ada yang tau, bukan?




Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...