Diberdayakan oleh Blogger.
.

aroma yang tertinggal


posted by Azhar Rijal Fadlillah on

No comments


kala mentari pagi menyapa.
membunuh dingin yang ringkih.
membelai damardamar diantara dedaunan pucuk teh.
melawan lupa.
memunguti kepingkeping mozaik.
tertimbun di biduk memori.

berselingkuh pada kelopak senja yang gugur.
bersetubuh dengan malam.
menghamili tetesan air mata.
melahirkan sepi.
merawat sunyi.
---

mari kita duduk bersama. belajar bersetia.
pada sayatsayat aroma busuk luka.

ah!
andai aku satu. yang lain tanpa tanya.
si yatim hentikan kelana.
membuntuti aroma luka yang tertinggal.
perlahan menemukan muaranya.
lalu,
mengetuk pintu rumahmu.
sediakan cangkirnya untukku...


Philein, Z.A
Dewata, Feb 18 '11

Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...