Diberdayakan oleh Blogger.
.

Ada Kelakar dibalik Senja Menuju Malam; Kita Sadar!


posted by Azhar Rijal Fadlillah on

No comments

Aku
Muda, segar, bertenaga, beringas,
Terbakar!
Hanyut, semeraut, kalut, menggumpal, memadat, menyebar,
Terkapar!

Benih kuasa lekat erat dengan nafas,
Sejak peluh lelah mereka, hadir aku dalam derita dunia, membawa kabar, penguasa telah tiba di ujung pagi.
29 Februari, 18 tahun silam.

Sesaat meminjam mata kanan mu untuk mencongkel mata kiri mu.
Entah telah berapa bola mata ku pereteli.
Kini, kamu masuk dalam perangkap ku, hanyut!

Aku tinggalkan senja lelah demi pekat hitam, malam senyap!
Segera ku sadari, kau pun begitu sadar. Sangat sadar, terlampau sadar, mengakar, hingga sulit berkelakar!
Kau mati sampai akar!

Malam hanya sepintas jalan, sejumput senyum, segenggam pasir- yang selalu lenyap di deru ombak pesisir.
Malam datang, mempersiapkan pagi yang berguguran dengan cahayanya, terus meninggi,
kembali terjatuh, rontok habis di ganyang senja. Senja gemetar dengar kokang senjata, diberangus malam, habis tak tersisa!

Kamu sadar, aku sadar.
Kamu terkapar, aku terkapar.
Kamu terpingkal, aku terpingkal.
Kamu bernas, aku bernas.
Kamu aku, aku kamu.

Kamu sadar, aku sadar.
Kamu sadar, aku sadar.
Kita sadar.
Kita sadar ada kelakar di balik senja menuju malam.
Demi harap bagai repetisi, meski melati membunuh Tuhan sang Abadi!

Kita sadar.

















Azhar Rijal Fadlillah
31 Desember 2011

Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...