Diberdayakan oleh Blogger.
.

Senja Menuju Malam


posted by Azhar Rijal Fadlillah on

No comments

Tunggu aku di stasiun berikutnya, kan ku bawa anak tangga agar mudah kita menapakinya.
Seperti senja yang perlahan menurunkan riuh desir anasir, 
membawakannya pada malam yang bersiap menggerogoti sisa-sisa bangkai derita.
Menggantikannya dengan cumbu mesra nan hangat, penuh pesona. Itu lah malam yang selalu hadir,
bedialog dalam diam,
dalam gemetarnya gigi-geligi,
dalam cemas,
esok sinar matahari kembali meninggi.

Kita berhak atas bangkai busuk ini,
Karena ini awal senja menuju malam.




















Han
Lembang, 31 Januari 2011


Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...