Diberdayakan oleh Blogger.
.

matamu; Desember akhir.


posted by Azhar Rijal Fadlillah on

No comments


matamu; Desember akhir. tahun yang akan mati.
aku telah tenggelam didalamnya,
lindap bersama genang waktu di sumur pendopo tua.
di matamu, mata yang lelap.

....ajari aku, tangkas dan gagas tanpa harus beringas. gemulai dan indah tanpa harus lengah.

harus ku akui,
seringkali aku beringas dan lengah.
lupa bahwa banyak hal menanti.
menanti untuk dicibir saripatinya.
seringkali aku lupa. kalap.
tenggelam dalam genangan yang kau gunakan sebagai pijakan.
(hanya pijakan?)


matamu; Desember akhir.
tahun yang akan mati.
karena Desember berarti bersiap menuju semi. menuju tahun yang baru.
di biru yang masih nganga, tanpa penyangga.
menanti para pujangga kembali memuntahkan kata.
deret alfabet pada kertas dan tinta.

adakah aku terlalu karib dengan rasa sakit? -jawabmu: Ya.
memancarkan nanar di mata dan menguarkan busuk di tubuh.
'kuar tubuh yang hampir mati.


matamu; Desember akhir.
saat Tuhan pun mengatupkan bibirnya.
lantas Ia berujar;
Selamat datang cinta dan kasih. Kau akan belajar disana, dimatanya.


11 Juni 2011



Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...