Diberdayakan oleh Blogger.
.

Shunya~


posted by Azhar Rijal Fadlillah on

No comments


…dan apa yang tak selesai kau tanyakan disini, tak boleh kau tanyakan padaku diluar.

Kamu terlihat bingung, biarlah, bawalah shunya—yang dalam bahasa sansekerta adalah tanda kekosongan, ketiadaan, kesunyatan—dalam langkah pulangmu.

Sebab engkau tahu, segala yang metaforis dan puitis akan segera menjadi matematis dan logis dalam tangan manusia yang antroposentris. Aku tidak hendak membawamu kesana, sebab sudah cukup lah bilangan shunya itu menjadi nol dalam susunan basis bilangan orang-orang Arab itu. Setelah sembilan, semua kembali digenapi oleh si nol, tidak kembali pada sesuatu yang kosong, tiada, dan sunyat. Ia yang semula tanda, kini menjadi angka.

Kamu terlihat bingung, biarlah, bawalah shunya dalam langkah pulangmu.
Aku disini, dengan kopi yang tadi kau tuang, sudah cukup untuk kopi itu sendiri.

ini tanggal tiga, mengapa masih bertanya?



Jatinangor, 3 Oktober 2011





Leave a Reply

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...